Iklan

Ternak Ayam Petelur yang Menguntungkan dan Wajib Dicoba oleh Siapa Saja

Melakukan bisnis di zaman sekarang sudah menjadi hal yang harus kita lakukan, apalagi saat kita sebagai kaum milenial inginnya memiliki apapun yang kita inginkan. Salah satu bisnis yang memang sangat menjanjikan adalah melakukan ternak dengan ayam petelur. Ayam petelur memang tidak seperti ayam yang lainnya, setiap tahun banyak sekali telur yang bisa dihasilkan oleh ayam-ayam ini. Bahkan seekor ayam setiap tahunnya bisa menghasilkan 200 telur yang bisa kita ambil lalu kita jual. Bila, kita memiliki sekitar beberapa puluh atau beberapa ratus ayam petelur saja sudah sangat banyak keuntungan yang bisa kita ambil dengan mengambil telur-telur yang dihasilkan oleh ayam-ayam tersebut. Tidak heran sangat banyak sekali orang yang akhir-akhir ini untuk berbisnis ternak ayam petelur.

Ternak ayam petelur
Sumber : blackwillowpondfarm.com

Bisnis Ayam Petelur

Ketika kita berbisnis sesuatu sudah pasti harus memperhatikan produk yang akan kita jual kepada konsumen. Begitu juga dengan ayam petelur kita harus mengetahui apakah kualitas ayam tersebut baik atau tidak untuk kita jual. Agar telur dari ayam tersebut tentu saja kita harus melakukan perawatan kepada ayam terlebih dahulu, agar ayam menghasilkan telur-telur dengan kualitas yang sangat baik. Apabila, kualitas telur yang kita jual dari ayam yang paling baik maka penjualan kita akan banyak mengalami peningkatan dari masa-kemasa dan hal itu tentu saja membuat kita mendapatkan sangat banyak keuntungan. 

Jenis Telur dari Ayam Petelur

Telur dari ayam petelur sendiri memiliki dua jenis yang bisa kita jumpai, yaitu telur dengan warna putih dan ayam dengan telur yang berwarna coklat. Tentu saja secara karakteristik keduanya itu berbeda. Jika ayam yang menghasilkan telur dengan warna putih memiliki karakteristik, ayam tersebut sensitif dengan suhu yang panas, sensitive dengan adanya berbagai macam suara, ayam tulur putih memiliki tubuh yang lebih ringan, dan telur dengan jenis warna putih ini sebenarnya cukup mudah untuk kita jumpai. Sedangkan karakteristik ayam yang menghasilkan telur dengan warna cokelat, yaitu memiliki ukuran telur yang lebih besar dari pada ayam yang menghasilkan telur dengan warna putih, harga telur lebih mahal, dan lumayan sulit untuk dijumpai. Dari perbandingan adanya perbedaan 2 ayam petelur tersebut dapat kita pilih sesuai keinginan untuk kita ternakkan.

Bibit Ayam Petelur yang Baik

Mendapatkan hasil telur yang terbaik, tentu saja kita harus memperhatikan bibit dari ayam yang akan kita ambil telurnya. Adanya bibit yang paling baik, juga akan menghasilkan telur-telur ayam terbaik dan hal itu tentu saja dapat membuat kita menghasilkan lebih banyak lagi keuntungan dari melakukan ternak ayam petelur. Berikut ini bibit-bibit yang harus kita pilih saat melakukan ternak dengan ayam petelur:

1. Pertama kita harus menemukan bibit ayam yang memang asalnya dari kualitas induk yang sangat baik.

2. Selanjutnya bibit ayam petelur yang kita ternakkan untuk menghasilkan telur harus sehat tidak cacat apapun.

3. Bibit tersebut juga harus memiliki perkembangan yang cukup pesat atau cepet setiap harinya. 

4. Harus memiliki keinginan atau nafsu untuk makan yang sangat tinggi, karena dengan nutrisi yang terbaik dan cukup banyak maka kita juga mendapatkan hasil telur yang terbaik. 

5. Berat badan yang dimiliki ayam petelur tidak boleh kurus atau gemuk, harus ideal. 

Pakan untuk Ayam Petelur

Memberikan pakan yang sehat juga harus kita lakukan, agar semua ayam petelur yang kita budidayakan memiliki nutrisi yang baik dan telur yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang cukup baik. Ada beberapa ragam pakan yang dapat kita berikan kepada ayam petelur, yaitu sentrat, lalu tepung ikan, dan juga jagung. Adanya pakan-pakan tersebut tentu saja berguna untuk menunjang tumbuh kembang dari ayam yang akan menghasilkan telur, dan jika telur sudah dihasilkan maka kita akan melihat telur dengan kualitas yang baik. Tentunya harus kita memberikan pakan tersebut dengan cukup. Memberi pakan kepada ayam petelur juga memiliki tahapan yang harus kita perhatikan, untuk bibit yang pemula pemberian pakan dapat dimulai dari 0 hingga 4 minggu dan untuk tahapan terakhir kita harus memberikan pakan minggu ke 4 sampai minggu ke 6. Intensitas pemberian pakan untuk ayam petelur yang kita ternakkan adalah 3 kali dalam sehari dengan jumlah pakan yang tentunya ditambah pada setiap minggu.

Bukan hanya pemberian pakan, pemberian minum juga memiliki kaitan yang erat. Minum yang diberikan kepada ayam petelur biasanya air yang diberikan campuran gula, namun jika ayam petelur tersebut masih harus beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, maka cairan gula yang kita berikan harus diberikan obat penenang ataupun stress. Adanya obat itu membuat ayam petelur yang kita ternakkan menjadi lebih tenang, dan jika ayam yang kita ternakkan itu tenang. Maka, kita bisa mendapatkan hasil telur yang sangat baik dan bertambah baik setiap harinya. 

Kebersihan dan Perawatan Ayam Petelur

Paling penting bagi kita untuk melakukan ternak ayam petelur agar berhasil dan mendapatkan telur yang memiliki kualitas terbaik tentu saja, kita harus memberikan perawatan yang terbaik pula. Pertama yang kita cukup perhatikan adalah perawatan dari kandang ayam petelur. Kandang ayam petelur memiliki dua jenis, yaitu kandang koloni dan kandang baterai. Kandang, yang kita gunakan untuk memelihara ayam petelur harus bersih dan terjaga. Kebersihan dari kandang ayam sangat memiliki peranan penting jika kandang tidak bersih maka kualitas dari telur juga kurang baik. Membersihkan kandang dari kotoran ayam juga harus dilakukan, pembersihan kotoran ayam di kandang harus dilakukan secara rutin agar ayam tidak terkena penyakit yang dapat menyebabkan kerusakkan kualitas telur.

Kesehatan Ayam Petelur yang Harus Dijaga

Selain kebersihan kandang yang harus diperhatikan pemberian vaksinisasi dan vitamin juga harus kita lakukan. Agar kesehatan ayam terus dapat terjaga dengan baik. Biasanya vaksinisasi dan vitamin tersebut kita campurkan melalui pakan ataupun minuman ayam. Jangan sampai kita lupa untuk memberikan vaksinisasi ataupun vitamin. Jika kita sudah memberinya, kita juga harus mengontrol atau mengecek kesehatan ayam petelur tersebut, jika ada yang yang terlihat kurang sehat atau sedang sakit sudah seharusnya untuk kita sendiri tidak bercampur dengan ayam yang tidak sehat. Agar ayam yang lainnya tidak tertular penyakit dari ayam yang sedang sakit itu. Memang kesehatan ayam petelur sangat harus diperhatikan, agar kita dapat memanen telur yang berkualitas, dengan telur yang memiliki kualitas terbaik maka para konsumen akan puas dan kita mendapatkan hasil yang memuaskan juga. 

Melakukan Panen Ayam Petelur

Terakhir adalah kita melakukan panen ayam petelur. Telur ayam sebenarnya dapat kita panen sebanyak 3 kali dalam sehari. Namun, yang perlu diingat bahwa tidak semua telur ayam tersebut memiliki kualitas yang baik. Kita harus dapat membedakan telur yang baik atau tidak, dengan cara menyiapkan air dan suatu tempat kemudian kita ceburkan telur ayam tersebut. Jika telur yang baik akan tenggelam, jika telur yang busuk atau tidak baik akan melayang atau mengambang. Semoga kita menjadi peternak ayam telur yang bertambah baik setiap harinya dengan informasi ternak ayam petelur yang ada di tulisan ini.

Belum ada Komentar untuk "Ternak Ayam Petelur yang Menguntungkan dan Wajib Dicoba oleh Siapa Saja"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel