Iklan

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele Bagi Pemula

Ikan lele termasuk jenis ikan yang mudah dibudidayakan dan dipasarkan. Karena banyak orang yang membutuhkan ikan ini. bisa dijual di pedagang ikan di pasaran, rumah makan, warung pecel lele dan lainnya. sehingga ternak ikan lele bisa memberikan keuntungan yang berlimpah. Apalagi ternak ikan lele lebih mudah dibandingkan jenis ikan lainnya. mari langsung saja kita bahas tentang panduan lengkap budidaya ikan lele bagi pemula yang bisa memberikan keuntungan besar.

Budidaya ikan lele bagi pemula
Sumber : mongabay.co.id

Persiapan Kolam Ikan Lele
Untuk memulai usaha ini, anda harus membuat kolam terlebih dahulu. Ada berbagai jenis kolam yang bisa digunakan untuk ternak lele. Ada kolam semen, kolam tanah, kolam terpal, keramba atau jaring apung, setiap jenis kolam memiliki kelebihan kekurangan masing-masing. bisa dilihat dari biayanya, kondisi lingkungan, dan lainnya. kolam tanah menjadi kolam yang banyak digunakan untuk ternak. Selain lebih murah, perawatannya juga mudah. Berikut ini persiapan yang dilakukan untuk membuat kolam tanah ternak ikan lele.

Proses Pengeringan dan Pengolahan tanah
Kolam ikan harus dikeringkan terlebih dahulu, sekitar 3-7 hari. tergantung kondisi cuaca saat itu. Jika tanah sudah retak, berarti sudah kering. Pengeringan berfungsi untuk mematikan mikroorganisme jahat, yang bisa mengganggu pertumbuhan lele. Jika sudah dikeringkan, tanah siap dibajak. Pembajakan dilakukan untuk penggemburan tanah dan membuang gas beracun. Angkat bagian lumpur hitam di dasar kolam. Karena bisa memberikan bau busuk dan gas beracun pada ikan.

Proses Pengapuran dan Pemupukan
Proses pengapuran dilakukan untuk menyeimbangkan tingkat keasaman kolam. Serta menghilangkan mikroorganisme patogen di kolam. Anda bisa menggunakan kapur jenis kapur tohor atau dolomit. Anda bisa menebarkan kapur merata di permukaan kolam. Kemudian bajak tanah lagi, sehingga kapur merata dan terserap ke dalam tanah. Jumlah kapurnya sekitar 250-750 gram per meter persegi. Semakin asam kondisi tanah, semakin banyak kapur yang diberikan.

Pemupukan kolam budidaya ikan lele, menggunakan jenis pupuk organik yang dicampur dengan TSP dan urea. Pupuk yang diberikan sebanyak 250-500 gram per meter persegi. Pemupukan dilakukan untuk memberikan nutrisi biota air, yang bisa menjadi makanan alami bagi ikan lele.

Proses pengaturan air kolam
Kolam yang ideal memiliki ketinggian air sekitar 100-120 cm. proses pengisian air dilakukan bertahap. Setelah proses pemupukan selesai, anda bisa mengisi kolam dengan air. Ketinggiannya sekitar 30-40 cm terlebih dahulu. Selama seminggu biarkan air terkena sinar matahari. Sehingga biota kolam bisa tumbuh dengan baik. setelah itu, anda bisa memasukkan benih ikan dan menambahkan debit airnya. Sampai ketinggian yang ideal.

Proses Pemilihan Benih Ikan Lele
Kesuksesan ternak lele ditentukan oleh benih yang dipilih. Anda harus memilih benih ikan lele yang berkualitas. Ada beberapa jenis ikan lele yang bisa anda budidayakan. Seperti ikan lele lokal, ikan lele dumbo, ikan lele sangkuriang, ikan lele phyton dan lainnya. ikan lele sangkuriang menjadi rekomendasi yang bisa anda kembangkan. Karena memiliki hasil yang lebih bagus dibandingkan jenis lainnya. Anda bisa membeli benih ikan lele atau membenihnya sendirinya. Berikut ini langkah pembenihan ikan lele yang benar

Syarat benih ikan lele unggul
Budidaya ikan lele harus menggunakan benih yang unggul, yang memiliki ciri-ciri:
o Gerakannya lincah
o Tidak ada cacat atau luka dipermukaan kulitnya
o Gerakan berenangnya normal
o Bebas bibit penyakit
o Panjang sekitar 5-7 cm
Untuk cek gerakannya, anda bisa meletakkan ikan lele di air berarus. Jika menantang arus, berarti gerakannya bagus. Pastikan memilih ikan lele dengan panjang dan berat yang sama. sehingga pertumbuhannya sama. jangka waktu yang dibutuhkan untuk pembesaran sekitar 2,5 hingga 3,5 bulan.

Cara menebar benih
Lakukan penyesuaian iklim di kolam sebelum menebar benih. Masukan benih ke wadah terlebih dahulu, diamkan selama 15 menit. Sehingga ikan lele bisa melakukan penyesuaian suhu. Kemudian miringkan wadah dan letakkan dipinggir kolam. Biarkan ikan keluar ke kolam sendiri. Sehingga benih tidak mudah stress. Kepadatannya sekitar 200-400 ekor per meter persegi. Jika kualitas airnya bagus, semakin banyak jumlah ikan yang bisa ditebar. Saat menebar benih, tinggi kolam tidak lebih dari 40 cm. pengisian air selanjutnya bisa disesuaikan ukuran tubuh ikan.

Pakan Budidaya Ikan Lele
Pakan merupakan hal penting yang harus anda berikan ke ikan lele. Tanpa adanya pakan, ikan lele tidak bisa tumbuh dengan maksimal. Ada berbagai jenis pakan yang bisa diberikan. Pakan yang berkualitas mengandung food convertion ratio yang kecil. Jumlahnya akan berbanding dengan pertumbuhan daging ikan lele. Semakin kecil nilainya, semakin bagus kualitas pakan. Berikut ini pemberian pakan budidaya ikan lele yang tepat.

Pemberian Pakan Utama
Pakan yang baik mengandung protein minimal 30%, karbohidrat 15-20%, lemak 4-16%, mineral dan vitamin. Untuk pakan utama, anda bisa memberikan pelet yang biasa dijual di pasaran. Pastikan memilih pelet yang bernutrisi tinggi dan tidak kadaluarsa. Setiap hari ikan membutuhkan pakan 3-6% dari berat tubuhnya. Setiap seminggu sekali, anda bisa menimbang sample bobot ikan. Sehingga kadar pakan yang diberikan tepat. menjelang panen, anda harus mengurangi kadar pakan yang diberikan. Pemberian pakan dilakukan 4-5 kali sehari.

Pemberian pakan tambahan
Selain memberikan pakan utama, anda harus memberikan pakan tambahan. Anda bisa memberikan ikan rucah segar, belatung atau campuran ampas tahu. Limbah ayam dan keong mas juga bisa diberikan. Tapi harus melalui pengolahan terlebih dahulu, yaitu dengan direbus dan dicincang. Jangan sampai anda telat memberikan pakan, karena ikan lele bersifat kanibal.

Sumber : Cara ternak ikan mas dengan keuntungan 10 juta

Proses Pengelolaan Air Kolam
Anda harus rajin melakukan pengelolaan air kolam. Pastikan air bebas dari timbunan sisa pakan , yang berada di dasar kolam. Timbunan sisa pakan, bisa menghasilkan gas amonia yang memberikan aroma busuk. Anda bisa membuang sepertiga air, kemudian mengisinya lagi dengan air bersih. Pembuangan air ini harus dilakukan secara rutin, supaya kualitas dan kuantitas air tetap terjaga. Ikan lele pun bisa tumbuh dengan baik

Pengendalian Hama Penyakit
Hama yang sering mengganggu kolam ikan lele antara lain ular, linsang, musang air, sero dan burung. Untuk mencegahnya, anda harus memasang saringan di jalan keluar masuk air. Anda juga bisa memasang pagar di sekitar kolam. Untuk penyakitnya, ikan lele sering terserang penyakit kembung perut, bintik putih dan luka kepala ekor. Mencegah penyakit dengan menjaga kualitas air, kebersihan kolam, kontrol pakan dan pertahankan suhunya. Jangan lupa untuk memberikan vitamin, supaya daya tahan ikan semakin kuat.

Cara Panen Ikan Lele
Anda bisa panen ikan lele jika ukurannya 9-12 ekor per kg nya. Untuk mendapatkan ukuran tersebut membutuhkan waktu 2,5-3,5 bulan. untuk ikan lele yang diekspor, berat minimal sekitar 500 gram per ekornya. Sehari sebelum dipanen, ikan tidak boleh diberi makan. Sehingga tidak buang kotoran. Jangan lupa untuk sorting ukurannya, sehingga bisa memberikan harga yang untung.

Sekian informasi tentang panduan budidaya ikan lele bagi pemula. Semoga bermanfaat.


Belum ada Komentar untuk "Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele Bagi Pemula"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel