Iklan

Ingin Sukses Memelihara Kura Kura Air Tawar? Ini Cara Jitunya

Memelihara kura-kura air tawar adalah hal yang menyenangkan dan menarik bagi sebagian orang. Namun, Anda perlu memperhatikan beberapa hal agar kura-kura bisa berkembang baik. Sebagai referensi, kura-kura adalah Jenis hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Secara klasifikasi, kura-kura masuk ordo testudiata, satu ordo dengan penyu dan satu kelas dengan ular, kadal, dan buaya yaitu reptilia. Secara morfologi, kura-kura memiliki tempurung atau batok yang keras dan kaku. Tempurung kura-kura ini terdiri dari dua bagian dan memiliki struktur yang kompleks. Bagian atas yang menutupi punggung (dorsal) disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Karapaks dan plastron tersambung pada sisi-sisi kura-kura oleh strukur tulang yang disebut bridges. Kura-kura hidup di berbagai habitat seperti gurun, padang rumput, hutan, rawa, sungai dan laut. 

Memelihara kura-kura air tawar
Sumber : pixabay.com

Namun, yang akan kita bahas adalah habitat air tawar. Kura-kura tidak memiliki gigi. Akan tetapi pengerasan tulang di moncong kura-kura mampu memotong apa saja yang menjadi makanannya, kura-kura memiliki ukuran yang bervariasi yakni ada yang besar dan kecil. Kura-kura juga punya respons terhadap adanya bahaya. Jika ada musuh, biasanya kura-kura memasukkan kepala dan keempat kakinya ke dalam cangkangnya. Hal ini, akan menyulitkan predator untuk memangsa atau melukai kura-kura. Mengembangbiakkan kura-kura adalah hal yang menyenangkan terutama yang banyak hidup di perkotaan. Selain menambah interaksi terhadap binatang, juga menambah skill kita tentang pemeliharaan binatang reptilia mulai dari habitat, sampai proses perkawinan antar dua kura-kura jantan dan betina. Jika Anda tertarik, silakan perhatikan beberapa hal berikut.

Persiapan kandang Kura Kura Air Tawar
Kandang yang ideal untuk kura-kura air tawar yaitu kandang yang dilengkapi dengan kolam. Ukuran kandang dapat disesuaikan dengan jumlah, jenis, dan ukuran kura-kura yang ingin dipelihara. Daerah di dalam kandang dibagi menjadi dua bagian yaitu 1/3 daratan dan 2/3 perairan. Jadi, kura-kura harus diperlebar luas perairannya agar bisa berenang. Area daratan perlu dilengkapi dengan pasir, bebatuan dan juga tanaman. Sedangkan lingkungan kolamnya diisi dengan air bersih lalu diisi dengan kayu sebagai mainan kura-kura. Sebenarnya tak harus kayu, tapi bisa juga seperti batu atau benda lain yang sekiranya dapat sebagai mainan kura-kura. Atau bisa juga Anda menggunakan batuan artifisial sebagai hiasan kolam seperti batu karang dan lain sebagainya.

Kandang kura-kura air tawar

Untuk bisa di masukkan di kandang, anak-anak kura-kura harus berusia minimal seminggu sejak kelahirannya. Jika kurang dari itu, sebaiknya jangan di masukkan kandang dulu, tapi di rawat terlebih dahulu sampai kondisinya stabil. Hal ini, mencegah terjadinya hal buruk pada kura-kura. Seperti ketidaktahanan terhadap lingkungan baru atau bahkan lebih parahnya lagi adalah kematian. Saya memberikan contoh perawatan dengan akuarium mini. Air yang digunakan di kolam ataupun akuarium harus jelas kebersihannya dan kalau bisa di kontrol terus-menerus. Volume air yang dibutuhkan minimal setinggi kura-kura yang dipelihara, jika kurang sama aja kura-kura seperti di daratan berair dangkal. Jadi, tidak cukup berguna diberi air. Menurut saya, jika kura-kuranya masih berupa anakan sebaiknya di akuarium berisi air penuh agar si anak kura-kura bisa belajar berenang. Sebelum dimasukkan ke dalam media pemeliharaan, air perlu didiamkan selama satu hari agar kotoran-kotoran yang terkandung dalam air mengendap.

Memelihara kura-kura air tawar juga perlu memperhatikan penyinaran sinar matahari. Karena sinar ultraviolet yang terkandung di dalam cahaya matahari, sangat dibutuhkan oleh kura-kura untuk mendukung pertumbuhannya. Oleh karena itu, apabila kandang terletak di dalam ruangan, sebaiknya Anda melengkapi kandang dengan lampu UV buatan. Dalam sehari, lampu ini perlu dinyalakan selama 10-12 jam saat cuaca cerah dan 12-14 jam saat mendung.

Pemberian Pakan Untuk Kura-Kura Air Tawar
Memelihara kura-kura air tawar juga harus memperhatikan pakan. Karena ini hal yang sangat penting bagi perkembangan kura-kura. Tanpa makanan, semua makhluk hidup bisa mati tak terkecuali kura-kura pun juga bisa mati.

Ketika masih muda, kura-kura lebih senang memakan daging dan tumbuhan. Tetapi, setelah dewasa kira-kira umurnya mencapai lebih dari dua tahun, kura-kura lebih menyukai daging saja. Jadi, pakan bagi anakan kura-kura bisa berupa daging atau tumbuhan seperti sayuran atau dedaunan. Sedangkan kura-kura air tawar dewasa pun menyesuaikan dengan makanan berdaging. Jadi, akan utama yang bisa diberikan pada kura-kura seperti daging, ikan dan cacing. Sebagai makanan tambahannya, kura-kura bisa diberi pakan berupa pelet yang memiliki kandungan fosfor, kalsium, dan vitamin D yang tinggi.

Pakan yang akan diberikan pada kura-kura diletakkan pada area daratan. Agar memelihara kura kura air tawar lebih mudah, sebaiknya jangan Anda letakkan pakan pada kolam karena jika tidak habis, sisanya dapat mengotori air kolam. Selain itu, pakan yang diletakkan di air akan mengganggu pemandangan keindahan kandang kura-kura. Mungkin sesekali Anda bisa mencoba memasukkan ikan-ikan kecil yang masih hidup ke dalam air kolam agar diburu langsung oleh kura-kura. Hal ini, bisa menjadi pengetahuan bagi kita tentang interaksi predasi dalam ekosistem. 

Kura-kura punya porsi makan yang harus di sesuaikan dengan postur dan usia kura-kura. Kura-kura yang usianya masih terbilang kurang dari satu dua tahun, cukup diberikan pakan sehari satu kali. Sedangkan kura-kura dewasa bisa diberikan pakan dengan jumlah 2-3 kali per minggu. Anda mungkin bisa mencoba memberi pakan kucing atau anjing sebagai pengganti. Karena pakan itu dipastikan sudah mengandung gizi yang memadai bagi keperluan kura-kura. Mungkin pakan ini lebih tahan lama karena tidak berbau, bersih, awet. Selain itu, urin yang dihasilkan kura-kura tidak akan berbau menyengat.

Cara memelihara Kura-kura Air Tawar
Setelah proses diatas terlaksana, Anda harus memperhatikan pula cara pemeliharaannya agar kura-kura berkualitas baik. Pertama, Anda pastikan air kolam dalam kandang kura-kura air tawar memiliki PH atau derajat keasaman sekitar 6-6,5. Jadi, kandang jangan terlalu asam atau terlalu basa agar kura-kura tidak terganggu pertumbuhannya. Air kolam tersebut perlu diganti kira-kira sebulan sekali. Selain itu, lingkungan kolam wajib dibersihkan setiap 3 bulan sekali agar air kolam bebas dari kandungan mikroorganisme berbahaya. Saya menyarankan agar menambahkan cuka dan garam non-yodium dengan takaran yang cukup ke dalamnya. Hal ini, supaya PH-nya tetap stabil.

Yang kedua adalah penampilan ekosistem kandang perlu dibuat mirip seperti habitat alami kura-kura. Hal ini, supaya kura-kura tidak cepat bosan. Ketiga, sebaiknya Anda perhatikan suhunya. Suhu yang bagus untuk mendukung kehidupan kura-kura adalah antara 22-27 derajat celcius. Jika suhu lebih rendah, kura-kura akan kehilangan nafsu makan dan malas bergerak. Jika, suhunya sesuai kura-kura akan bergerak aktif. Ia akan banyak makan. Maka dari itu, kandang sebaiknya diberi lampu listrik atau alat penghangat untuk meningkatkan suhu. Saya menyarankan agar Anda jangan menggunakan perapian agar tidak membahayakan kura-kura. 

Demikian cara memelihara kura-kura air tawar. Semoga artikel ini membantu memberikan informasi terkait perawatan dan pemeliharaan kura-kura air tawar. Selamat berkarya. 

Belum ada Komentar untuk "Ingin Sukses Memelihara Kura Kura Air Tawar? Ini Cara Jitunya "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel