Iklan

Cara Ternak Ikan Mas Dengan Keuntungan 10 Juta

Ikan mas atau Cyprinus carpio merupakan salah satu jenis ikan yang banyak dibudidayakan dan menghasilkan banyak keuntungan. Ikan mas bisa diternakkan diberbagai media. Dari tanah, terpal hingga sawah. Budidaya ikan mas sebaiknya dilakukan di ketinggian 150-1000 meter dpl. Untuk suhu pertumbuhannya sekitar 20-25 derajat celcius. Budidaya ikan mas membutuhkan perhatian yang ekstra, karena anda harus memikirkan suhu, ph dan kondisi air dengan baik. pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang cara ternak ikan mas dengan keuntungan berlimpah.

Cara Ternak Ikan Mas
Sumber : bulelengkab.go.id

Proses Pembenihan Ikan Mas

Langkah pertama adalah proses pembenihan ikan mas. Anda harus memilih calon indukan atau bibit yang berkualitas. Pastikan berasal dari keturunan sifat unggul, sehingga bisa menghasilkan benih dengan produktivitas tinggi. Memiliki mata yang merah yang jernih, tubuh bersih, sisik segar dan lainnya. bibit ini diletakkan di kolam khusus yaitu kolam pembibitan. Indukan jantan dan betina harus dipisahkan. Pemisahan ini dilakukan sampai indukan siap kawin. 

Proses perkawinan atau pemijahan ikan mas, juga harus dilakukan di kolam khusus. Kolam tersebut sudah memiliki kakaban, yang digunakan untuk menempel telur ikan hasil pembuahan. Pastikan bibit yang dipilih aktif bergerak, ukurannya sama, bebas penyakit, tidak cacat dan sesuai standar yang berlaku.


Proses Pembesaran Ikan Mas

Setelah bibit dikawinkan, akan menghasilkan benih telur yang siap untuk dibesarkan. Benih yang berkualitas memiliki ukuran 10-12 cm dan bobotnya sekitar 80-100 gram per ekor. Selain menggunakan benih telur, cara ternak ikan mas bisa menggunakan benih ikan anakan. Dengan memilih ukuran tersebut, kemungkinan gagal semakinn kecil. Sehingga ikan mas bisa tumbuh besar dengan baik,
Proses pembesaran ikan mas berlangsung sekitar 2-3 bulan. ada berbagai teknik yang bisa anda gunakan untuk membesarkan ikan mas. Bisa menggunakan teknik air tenang, air deras atau tumpang sari. Medium yang digunakan bisa memakai kolam tembok, kolam tanah, sawah, kolam terpal, jaring apung atau keramba. Berikut ini penjelasannya :

Kolam Tanah 
Banyak budidaya ikan mas yang menggunakan kolam tanah di air yang tenang. Biaya kolam ini lebih murah dibandingkan kolam lantai. Kolam tanah dibagi menjadi dua yaitu kolam tanah tanggul batu atau tembok dan kolam tanah tanggul tanah. Keduanya memiliki kelebihan kekurangan masing-masing. kolam tanah bisa mengurangi biaya pakan, karena tanah bisa menghasilkan cacing untuk pakan ikan mas. Berikut ini persiapan yang harus dilakukan.

  • Kolam dibuat dengan proses pembajakan, penjemurn, pengapuran, pemupukan dan penggenangan air. Membutuhkan waktu sekitar 1-2 minggu, tergantung kondisi cuaca
  • Benih ikan mas harus berukuran 100 gram. Kapasitas ikan sekitar 1-2 ekor per meter persegi.
  • Pemberian pakan pelet yang memiliki kadar protein 25%. Banyaknya 3-4% dari berat ikan. 
  • Pemberian pakan 3 kali sehari, pada pagi, siang dan sore hari
  • 2 minggu sekali dilakukan penimbangan berat ikan mas. Anda bisa mengambil secara acak untuk sample saja
  • Bobot ikan naik sekitar 300-400 gram/ekor dalam waktu 3 bulan dan bisa mulai dipanen.

Kolam air deras
Cara ternak ikan mas bisa di kolam air deras. Kolam ini memiliki sirkulasi air cepat, sehingga pembudidayaannya juga harus baik. untuk membuat kolam ini membutuhkan air yang banyak dan deras. Kelebihan kolam ini, ikan bergerak aktif dan nafsu makan besar. kadar oksigen di kolam pun lebih besar, anda bisa memasukkan kapasitas ikan yang lebih banyak. ukuran kolamnya lebih kecil dibandingkan kolam tenang. Sehingga aliran air tetap deras. Biaya pembuatannya lebih banyak karena kolam harus dilantai. Berikut ini langkah-langkahnya.
  • Debit air yang dibutuhkan sekitar 25-100 liter/detik. Air harus lancar terus menerus
  • Benih ikan memiliki berat 100 gram/ekor. Kapasitas ikannya sekitar 30-60 ekor per meter persegi. Semakin deras airnya, semakin besar kapasitasnya
  • Pakan memiliki kandungan protein 25-30%. Jenis pakan yang digunakan harus mampu bertahan di air deras atau dalam air. Tidak mudah hancur walaupun terkena aliran air kencang
  • Pemberian pakan sebanyak 4% dari berat ikan. Anda bisa menimbang berat ikan 2 minggu sekali
  • Pemberian ikan bisa menggunakan wadah aluminim atau disebar
  • Pakan diberikan tiga kali sehari dan ikan bisa dipanen setelah berumur 2,5 hingga 3 bulan.

Jaring Apung
Anda bisa ternak ikan mas di jaring apung, biasanya dilakukan di danau atau waduk besar. jaring tersebut terbuat dari material polyethylene. Dibuat menggantung di kerangka rakit yang berbentuk segi empat. Kedalaman jaringannya maksimal 3 meter. Untuk kerangkanya bisa terbuat dari bahan kayu atau bambu. Kerangka mengapung dengan bantalan dari jerigen atau drum. Supaya tidak terbawa arus, dibawahnya diberi jangkar. Inilah Cara ternak ikan mas di jarang apung :

  • Menggunakan jaring apung berukuran 1,5 cm dan kedalaman 3 meter
  • Benih ikan berukuran 100 gram per ekor. Kapasitas tebarnya sekitar 30 ekor per meter persegi
  • Pakan menggunakan pelet kadar protein 25%
  • Besar pakan sekitar 4% dan berat tubuh ikan. Jangan lupa untuk menimbang bobot ikan dua minggu sekali
  • Pemberian pakan maksimal 3 kali sehari
  • Ikan mas dipanen setelah berumur 3 bulan dengan berat 300-400 gram per ekor

Pengendalian Hama Penyakit

jangan lupa untuk mengendalikan hama penyakit di kolam ikan mas. Risiko ini sangat tinggi, bisa membuat ikan mas mati dan akhirnya gagal panen. Ada beberapa jenis hama penyakit yang menyerang ikan mas, antara lain :
Bebeasan (notonecta)
Ucrit (larva cybister)
Ikan gabus
Belut
Kepiting
Kodok
Ular
Penyakit bintik putih 
Bengkak badan atau insang
Cacing kulit dan insang
Kutu ikan
Dan lainnya

Setiap jenis hama penyakit memiliki penanganan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, anda harus melakukan perawatan dengan baik. jaga kadar ph, suhu dan kedalaman air dengan benar. Jangan lupa untuk melakukan pembersihan kolam ikan

Panen Ikan Mas

Jika sudah dilakukan pembesaran sekitar 2-3 bulan dan ikan memiliki bobot 300-400 gram, anda bisa mulai memanennya. Proses pemanenan bisa dilakukan secara bertahap. Ikan yang bobotnya kurang dari standar, lebih baik dibesarkan lagi. Sedangkan yang bobotnya berlebih langsung dipanen dan dijual. Karena porsi makannya sudah besar dan akan memakan biaya semakin mahal.
Semakin lama pembesarannya, semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan. Anda juga bisa menyesuaikan kondisi di pasaran, sehingga keuntungan yang didapatkan semakin besar. jangan lupa untuk melakukan pembibitan di kolam yang berbeda. Sehingga budidaya ikan mas anda akan terus berlanjut. Setelah melakukan panen, bisa memasukkan bibit baru lagi. Demikian cara ternak ikan mas yang mudah. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Cara Ternak Ikan Mas Dengan Keuntungan 10 Juta"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel