Iklan

Panduan Bisnis Ternak Sapi Potong Bagi Pemula

Sapi merupakan hewan ternak yang memberikan banyak keuntungan. Walaupun sulit dirawat, jangka panjang sapi memberikan keuntungan besar. apalagi kebutuhan daging sapi masih menjadi komoditas besar di pasaran. Banyak pemula yang ingin memulai bisnis ternak sapi, karena tergiur dengan keuntungan yang besar. namun anda tidak bisa sembarangan, harus tahu langkahnya dengan baik. salah perawatan, bisa membuat kualitas sapi menurun dan akhirnya merugi. Berikut ini beberapa panduan memulai bisnis ternak sapi potong bagi pemula yang bisa anda lakukan.

Modal dan Anggaran Bisnis Ternak Sapi

Ternak sapi potong untuk pemula
Sumber : pixabay.com

Ketika ingin memulai ternak sapi, hal pertama yang harus anda lakukan adalah merencanakan modal dan anggarannya. Tanpa kedua hal tersebut, semuanya akan sia-sia saja. modal yang dibutuhkan memang cukup besar. ada biaya untuk membeli bibit sapi,kandang, pangan dan lainnya. jangan takut untuk mengeluarkan modal yang besar, karena nantinya anda akan mendapatkan balik modal dengan cepat, bahkan lebih besar dari modal awal.

Anda harus merencanakan anggaran dengan baik. pastikan setiap item mendapatkan biaya yang cukup. Jangan lupa untuk merencanakan anggaran perawatan. Karena diawal, anda akan butuh biaya perawatan yang besar. apalagi kondisi sapi yang belum siap jual. Oleh karena itu berikan modal yang besar di perawatan sapi sampai waktunya siap jual atau siap potong.

Memilih Jenis Sapi Potong

Setelah dana sudah direncanakan dengan baik, sekarang waktunya memilih jenis sapi yang akan diternakkan. Buat pemula, anda bisa meminta tolong orang lain yang paham tentang jenis sapi. Jangan sampai memilih sapi yang sakit dan tidak produktif. Karena bisa merugikan anda di kemudian hari. ada beberapa jenis sapi yang bagus untuk ternak sapi potong yaitu:

Sapi ongole

Sapi Ongole  pilihan ternak sapi potong
Sumber : commons.m.wikimedia.org

Sapi dari india yang cocok di iklim tropis. Pertumbuhannya sekitar 4-5 tahun. Memiliki daging yang banyak dan lembut

Sapi limousin

Ternak Sapi Limousin
                     Sumber : commons.m.wikimedia.org

Sapi impor ini juga bagus untuk diternakkan. Bisa tumbuh besar dan memiliki daging besar. banyak pedagang yang menyukai daging sapi limousin.

Sapi Brahman


Ternak Sapi Brahman
                    Sumber : commons.m.wikimedia.org

Sapi brahman memiliki ciri bentuk tubuh yang besar, pertumbhan cepat dan daging banyak. untuk mendapatkan keuntungan besar, sapi ini menjadi pilihan yang tepat.
Selain itu masih banyak jenis sapi yang bisa anda ternak. Sapi lokal pun bisa menjadi pilihan yang tepat, asalkan bisa memilih bibit sapi yang berkualitas dan sehat.

Lokasi dan Kandang Sapi


Kandang Sapi
                      Sumber: pixabay.com

Sekarang saatnya untuk menentukan lokasi kandang sapi. Jika modal anda tidak besar, bisa memulai dari kandang yang kecil. Jika memiliki lahan luas dibelakang rumah, bisa membuat kadang dibelakang rumah. Pastikan kadang tersebut memiliki pembuangan yang baik, sehingga baunya tidak mengganggu tetangga anda. Namun bila modal anda cukup besar, carilah lokasi khusus untuk membuat lahannya.

Besar kandang disesuaikan dengan jumlah sapi yang akan diternakkan. Buat kandang yang sesuai dengan standarnya. Pastikan lokasinya jauh dari pemukiman penduduk. Sisakan sedikit lahan untuk keluar masuk kendaraan. Jangan lupa masalah pencahayaan, pembuangan kotoran, suhu dan lainnya. Untuk membuat kandang yang memuat 25 ekor, membutuhkan biaya sekitar 50 jutaan. Anda bisa membuat kandang yang satu baris atau dua baris yang berhadap-hadapan. 

Pemberian Pakan Ternak Sapi

Pakan menjadi hal penting dalam ternak sapi. Tanpa adanya pakan, sapi anda tidak bisa tumbuh dengan baik. untuk sapi potong, fokus memberikan pakannya untuk menggemukkan sapi. Sehingga sapi bisa tumbuh dengan cepat dan menghasilkan banyak daging. Pemberian pakan hijau, tidak akan cukup menggemukkan sapi. Anda harus mengkombinasikan dengan konsentrat. Seperti kulit kacang kedelai, ampas tahu, kulit nanas, bekatul dan lainnya.

Hitungan pakan yang tepat,harus sebanyak 2,5% dari berat sapi. Daun, jerami, alang-alang dan tebu, termasuk makanan berkualitas rendah. Anda bisa memberikan setaria kolonjono atau rumput gajah, yang memiliki kualitas lebih baik. pemberian mineral, vitamin dan protein tambahan jangan dilupakan. Ini bisa membuat sapi lebih sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit. Anda bisa mencampurkan POC Nasa pada makanan sapi. Bahan tersebut bisa mempercepat proses pertumbuhan sapi. Untuk pakan, kurang lebih anda membutuhkan dana 100 juta rupiah pertahunnya. Untuk menghemat biaya, anda bisa menanam rumput gajah disekitar kandang.

Perawatan Sapi Potong

Selain pemberian pakan, jangan lupakan perawatan sapi potong. Perawatan yang harus dilakukan setiap hari, sehingga sapi bisa tumbuh dengan baik. anda harus membersihkan kandang secara rutin setiap harinya. Tidak ada kotoran yang menumpuk di sekitar kandang sapi. Jika ada sapi baru yang masuk, harus dilakukan karantina. Dengan diletakkan di kandang khusus. Pemberian vaksinasi dan obat cacing juga harus dilakukan secara berkala.

Kandang harus bersih dan tetap kering, sehingga tidak membuat bakteri dan virus tumbuh. Anda harus memastikan sirkulasi udara bisa bekerja dengan baik. buat atap yang baik, sehingga tidak ada air hujan yang menyiprati bagian dalam kandang. Untuk ternak sapi potong skala besar, perawatan ini membutuhkan biaya dan tenaga besar. karena ada banyak hal yang harus dijaga dan dibersihkan.

Baca juga : Cara ternak sapi perah yang menguntungkan

Pemeliharaan Sapi Potong

Ternak sapi tidak hanya mendapatkan keuntungan dari dagingnya. Tapi juga dari kotorannya. Kotoran yang dibersihkan setiap hari, jangan dibuat. Tapi buatlah tempat khusus untuk pembuangan kotoran sapi. Kotoran sapi bisa digunakan menjadi pupuk kompos. Anda bisa menjualnya ke para petani, sehingga memberikan tambahan pemasukan yang besar. apalagi pengolahan pupuk kompos sangat mudah dan tidak membutuhkan dana besar.

Pemeliharaan sapi potong termasuk mengecek minum dan makan sapi. Jangan sampai kosong, karena sapi bisa makan dan minum kapan saja. selalu ganti makanan dan minuman yang sudah tidak layak atau kotor. Beri jarak yang tepat antara tempat minum dan makan, supaya air minum tidak jatuh ke tempat makan. Atau tidak ada makanan yang mengendap di tempat air minum. Beberapa hari sekali, anda juga bisa memandikan sapi. Apalagi di cuaca yang panas, sehingga sapi bisa tumbuh dengan sehat.

Merawat dan memelihara sapi memang membutuhkan tenaga yang ekstrak. Apalagi jumlah sapi yang anda pelihara dalam jumlah banyak. tenaga satu orang tidak akan cukup menyelesaikan semua pekerjaan. Oleh karena itu, anda harus menyiapkan dana yang besar. namun setelah 3-5 tahun, anda akan mulai merasakan keuntungannya. Sapi bisa dijual dan dipotong, anda bisa menjual sapi ke pedagang sapi atau melakukan pemotongan sendiri. sehingga anda bisa menjual daging sapi ke penjual.

Untuk memulai bisnis ternak sapi potong, siapkan dana dengan sebaik mungkin. kemudian pilihlah sapi yang berkualitas. Anda juga harus memiliki sapi yang khusus dikembangbiakan atau menjadi indukan. Sehingga jumlah sapi anda akan terus bertambah. Anda bisa memulainya dengan 2-3 sapi terlebih dahulu. Kemudian lakukan perawatan dengan baik, sehingga memberikan keuntungan besar.


Belum ada Komentar untuk "Panduan Bisnis Ternak Sapi Potong Bagi Pemula"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel