Iklan

Jenis Ular Terbesar Yang Ada di Dunia

Ular adalah termasuk jenis hewan yang masuk dalam kelompok reptil. Ular tidak memiliki kaki dan berjalan menggunakan perutnya atau otot-otot yang terdapat pada tulang rusuknya atau biasa disebut dengan melata. Di dunia ini, ular memiliki ukuran yang berbeda-beda, mulai dari ukuran yang terkecil seperti ular kawat hingga ukuran raksasa. Ular ini juga dapat dibilang sebagai hewan reptil yang cukup ganas dan berbahaya. Terlebih bagi golongan ular yang berbisa, namun terdapat ular yang tak berbisa tetapi tak kalah mengerikan dan bahayanya bila bertemu langsung yaitu ular-ular besar seperti phyton dan anaconda yang biasanya masih sering ditemukan berkeliaran di hutan. Nah, berikut ini merupakan jenis ular terbesar yang ada di dunia yang perlu Anda ketahui:

Ular Titanoboa

Jenis Ular Terbesar
         Gambar: fatosdesconhecidos.com.br

Ular Titanoboa ini adalah salah satu jenis ular yang memiliki ukuran sangat besar dan luar biasa jika dibandingkan dengan jenis ular lainnya, ular ini juga mendapat predikat sebagai rajanya ular raksasa di dunia. Titanoboa ini menduduki peringkat pertama sebagai ular yang tubuhnya paling besar di dunia. Tubuh Titanoboa panjangnya dapat mencapai 14-15 meter, diameter tubuhnya ini juga cukup bear yaitu 6 kali ukuran pinggul pada orang dewasa. Berat tubuh Titanoboa dapat mencapai hingga 1100 kg atau 1,1 ton. Tentunya hal ini akan membuat siapa saja yang melihatnya menjadi shock berat, trauma dan ketakutan yang mendalam karena sungguh sangat mengerikan bila bertemu dengan ular ini. Namun perlu diketahui bahwa ular Titanoboa ini merupakan jenis ular purba yang hidup di zaman dinosaurus tepatnya pada periode paleosen atau sekitar 60-58 juta tahu yang lalu. Makanan kesukaanya seperti buaya, kura-kura raksasa, aligator dan lainnya.

Ular Boa

Jenis Ular Terbesar
Gambar: startribune.com

Ular Boa merupakan jenis ular besar tidak berbisa, ular ini kebanyakan ditemukan di wilayah Amerika Tengah dan Selatan, meliputi Meksiko dan Karibia. Nama lain ular Boa ini adalah boa constrictor yang juga merupakan salah satu spesies paling terkenal dari keluarga Boidae dan genus Boa. Ular Boa dianggap sebagai salah satu ular terbesar setara dengan ular piton dan ular anaconda. Nama Boa constrictor ini dapatkan atau berasal dari metode khas yang digunakan oleh ular ini saat berburu yaitu dimana setelah buruan tertangkap, mangsanya akan dililit kencang oleh ular boa hingga kehabisan napas dan tulang-belulangnya remuk sampai mati. Kemudian seperti ular besar lainnya, ular boa akan menelan mangsanya dalam wujud utuh.

Ular Anaconda

Anaconda Jenis Ular Terbesar
Gambar: animalnewsstories.blogspot.com

Ular Anaconda ini dapat dikatakan sebagai salah satu jenis ular terbesar di dunia pada peringkat ketiga setelah ular Titanoboa dan ular Boa. Panjang tubuh ular anaconda ini dapat mencapai hingga 15 meter dan hampir sama panjangnya dengan titanoboa. Walaupun demikian, berat tubuh ular anaconda dan dimensi lingkar tubuhnya jauh lebih kecil jika dibandingan dengan ular titanoboa. Hal ini dikarenakan penemuan terakhir dari ular anaconda, beratnya hanya mencapai 500 kg.
Ular anaconda memang dikenal dapat tumbuh dengan ukuran yang sangat besar. Ciri dari ular anaconda adalah kepalanya seperti ular naga, ular ini mempunyai hidung dengan tujuh lubang dan memiliki cakar yang tajam. Habitat hidup ular anaconda biasanya di wilayah sungai atau perairan. Ular ini pada dasarnya tidak berbisa, akan tetapi yang membuatnya sangat berbahaya adalah ukuran tubuhnya yang sangat besar dan lilitannya yang sangat kencan serta mematikan.

Ular Phyton

Piton Jenis Ular Terbesar
Gambar: elitereaders.com

Ular Phyton, tentunya nama ular ini sudah tidak asing lagi di telinga. Ular ini memang dikenal memiliki berat dan panjang tubuhnya yang jauh bila dikatakan normal. Hal ini dikarenakan ular phyton dapat memiliki panjang tubuh hingga mencapai 14 – 14,5 meter dan beratnya pun dapat  mencapai 500 kg.  Di Indonesia sendiri, wilayah yang terkenal memiliki ular yang sangat besar dan panjang seperti keluarga Phyton ini yaitu di  Pulau Kalimantan atau disebut juga Borneo. Namun, perlu diketahui juga bahwa ternyata tidak hanya di Kalimantan saja , ular phyton ini juga ditemukan di wilayah Sumatera dan wilayah lainnya. Jenis ular phyton yang dapat ditemui di wilayah Sumatera adalah ular phyton Guihua. Ular phyton Guihua ini diketahui panjangnya dapat mencapai sekitar 14,86 meter dan beratnya hingga mencapai 447 kg. Apabila dibandingkan dengan berat ular anaconda, ular phyton ini jauh lebih berat. Ular phyton di Indonesia juga memiliki nama yang unik, ular ini juga dikenal dengan sebutan ular sanca kembang atau ular sanca batik. Seperti ular besar lainnya, ular piton memangsa buruannya dengan cara melilit dan meremukan tulang hingga sulit bernafas dan mati, kemudia mangsanya ditelan secara bulat-bulat. 

Itulah tadi 4 jenis ular yang terkenal sebagai ular terbesar di dunia. Tentunya tidak ada yang ingin bertemu mereka secara langsung kecuali melihatnya di kebun binatang. Semoga ratikel ini dapat menambah wawasan Anda. sekian dan terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "Jenis Ular Terbesar Yang Ada di Dunia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel